From the author of the Buru Quartet and one of the greatest writers of our time comes a remarkable memoir of imprisonment and survival. In 1965, Pramoedya Ananta Toer was detained by Indonesian authorities and eventually exiled to the penal island of Buru. Without a formal accusation or trial, the onetime national hero was imprisoned on Buru for eleven years. He survived under brutal conditi…
Seluk beluk sejarah panjang penuh madu sekaligus racun dari opium tergambar dalam buku ini. Opium pernah mencengkram selama lebih 50 tahun Hindia Belanda, yaitu pada 1860 sampai 1910. Saat itu mengisap opium merupakan kebiasaan masyarakat yang menyebar luar di Jawa dan perdagangan opium mempunyai dampak mendalam di aspek ekonomi serta politik. Saking luasnya pemakai opium di Hindia Belanda, opi…
Over the course of the half century from 1865 to 1915, the British and Dutch delineated colonial spheres, in the process creating new frontiers. This book analyzes the development of these frontiers in Insular Southeast Asia as well as the accompanying smuggling activities of the opium traders, currency runners, and human traffickers who pierced such newly drawn borders with growing success. T…
As the crisis of capitalism unfolds, the need for alternatives is felt ever more intensely. The struggle between radical movements and the forces of reaction will be merciless. A crucial battlefield, where the outcome of the crisis will in part be decided, is that of theory. Over the last twenty-five years, radical intellectuals across the world have produced important and innovative ideas. …
Jalan hidup Kadiroen, pejabat lokal di pemerintahan Hindia Belanda, berubah setelah dia mendengar pidato Tjitro, seorang tokoh Partai Komunis. Tjitro bicara tentang kapitalisme, perlunya berserikat, serta komunisme. Idealisme Kadiroen sejalan dengan konsep Partai Komunis. Dia pun bersimpati dan mendukung partai itu secara diam-diam. Dia melepas kariernya di pemerintahan kolonial dan menjadi …
Kajian antropologis-ekonomis ini membahas tentang perahan para saudagar dan berbagai persekutuan dagang dalam proses perubahan ekonomis yang terjadi di Pulau Madura pada paroh kedua abad ke-19 setelah berlaku pemerintahan kolonial secara langsung dari pusat. Buku ini dimulai dengan penjeiasan tentang keadaah geografi-sosial dan latar belakang sejarah dari proses perubahan ekonomis tersebut; …
In Child of All Nations, the reader is immediately swept up by a story that is profoundly feminist, devastatingly anticolonialist—and full of heartbreak, suspense, love, and fury. Pramoedya immerses the reader in a world that is astonishing in its vividness: the cultural whirlpool that was the Dutch East Indies of the 1890s. A story of awakening, it follows Minke, the main character of This E…
Buku ini, melalui sekumpulan karangan, memberikan gambaran menganai hasil penelitian yang terbaru tentang suku bangsa Madura. Sungguh ini suatu hal yang menggembirakan, karena perhatian ilmiah terhadap sekelompok etnis ini sampai sekarang masih kurang apabila dibandingkan dengan perhatian yang memebrikan terhadap umpamanya suku bangsa Jawa, Sunda, Bali dan Minangkabau. Relatif sedikitnya perhat…
Buku ini, melalui sekumpulan karangan, memberikan gambaran menganai hasil penelitian yang terbaru tentang suku bangsa Madura. Sungguh ini suatu hal yang menggembirakan, karena perhatian ilmiah terhadap sekelompok etnis ini sampai sekarang masih kurang apabila dibandingkan dengan perhatian yang memebrikan terhadap umpamanya suku bangsa Jawa, Sunda, Bali dan Minangkabau. Relatif sedikitnya perhat…
This volume combines two books which were among the greatest contributions to feminist literature this century. Together they form a brilliant attack on sexual inequality. A Room of One's Own, first published in 1929, is a witty, urbane and persuasive argument against the intellectual subjection of women, particularly women writers. The sequel, Three Guineas, is a passionate polemic which draws…
Lewat "Madiun dalam Kemelut Sejarah", sejarawan Ong Hok Ham menyadarkan kita bahwa Madiun memiliki sejarah yang panjang. Maka betapa salah jika ingatan atas wilayah ini hanya terpatri pada sejarah pemberontakan PKI 1948. Buku ini juga menguraikan peran para bupati Mancanegara Timurterutama di Madiundalam relasinya dengan penguasa kolonial Belanda terkait gerakan sosial yang bersifat politis.…
Really Existing Nationalisms challenges the conventional view that Marx and Engels lacked the theoretical resources needed to understand nationalism. It argues that the two thinkers had a sophisticated insight into the subject, and that the reasoning behind their policy towards specific national movements was often subtle and sensitive to the ethical issues at stake. Erica Benner identifies …
A leader of Indonesian independence, joint proclaimer of the Republic of Indonesia, and the first Vice President of this Republic, Mohammad Hatta led an eventful life. Yet this quiet, principled, and highly idealistic man was often overshadowed by the charismatic President of the Republic, Sukarno. But without Hatta's practical ideas on social and economic reform (based on principles of democra…
Asia Tenggara abad ke-13 sampai abad ke-18, yang cenderung digambarkan statis oleh sebagian sejarawan, kontras dengan pembangunan monumen pada Negara klasik dan dinamika perdagangan dari kolonialis modern, dalam pandangan Anthony Reid harus diubah. Justru pada abad ke-15 hingga pertengahan abad ke-17 inilah, Asia tenggara mengalami kotanisasi atau orientasi kota. Di kota-lah serangkaian ide …
In The Lands Below the Winds--the first volume of a two-volume set chronicling the rise of Southeast Asian culture during the years from 1450 to 1680--Anthony Reid vividly explored everyday life in the different societies of the region, from diet, housing, commerce, and law to sexual and family relations, patterns of warfare, and popular entertainment. In doing so he enables us to perceive the …
From one of the most important intellectuals of our time comes an extraordinary story of exile and a celebration of an irrecoverable past. A fatal medical diagnosis in 1991 convinced Edward Said that he should leave a record of where he was born and spent his childhood, and so with this memoir he rediscovers the lost Arab world of his early years in Palestine, Lebanon, and Egypt. Said write…
At last, Che in his own words, beyond the icon! Discover the personal side of the legendary Che Guevara in this photographic and literary memoir that includes unpublished short stories, letters and poems written to his family, as well as photos from the Guevara family album, showing a surprisingly sensitive and artistic side to a man often seen as a hard-line revolutionary. Unique among the …
This lively survey of the peoples, cultures, and societies of Southeast Asia introduces a region of tremendous geographic, linguistic, historical, and religious diversity. Encompassing both mainland and island countries, these engaging essays describe personhood and identity, family and household organization, nation-states, religion, popular culture and the arts, the legacies of war and recove…
�In the Amazon Basin the greatest violence sometimes begins as a flicker of light beyond the horizon. There in the perfect bowl of the night sky, untouched by light from any human source, a thunderstorm sends its premonitory signal and begins a slow journey to the observer, who thinks: the world is about to change.� Watching from the edge of the Brazilian rain forest, witness to the sort of…
Theft: A History of Music This comic lays out 2000 years of musical history. A neglected part of musical history. Again and again there have been attempts to police music; to restrict borrowing and cultural cross-fertilization. But music builds on itself. To those who think that mash-ups and sampling started with YouTube or the DJ's turntables, it might be shocking to find that musicians have b…
Pemikiran radikal filsuf Italia Giorgio Agamben semakin mengemuka belakangan karena dipandang relevan untuk menjelaskan situasi dunia kontemporer semisal krisis pengungsi global, diskriminasi yang dialami imigran, perang sepihak melawan terorisme. Pemikirannya tentang state of exception (keadaan-darurat atau keadaan-perkecualian) serta homo sacer (manusia yang bisa dikorbankan dengan impunitas)…
Jakarta, Sambas, Poso, the Moluccas, West Papua. These simple geographical names have recently been associated with mass killing, like Aceh and East Timor, where large-scale violence has flared up again. Lethal incidents between adjacent villages, or between a petty criminal and the crowd, take place throughout Indonesia. Many Indonesia-watchers, both scholars and journalists, explain the viol…
Konon, investigasi itu seperti seks. Sebagian orang lebih suka langsung mempraktikkannya daripada berlama-lama membicarakan teorinya. Buku ini tak membuang-buang waktu membahas definisi ”jurnalisme investigasi” dengan mengutip berbagai literatur, melainkan langsung mengupas tuntas teknik-teknik membuat liputan investigasi: bagaimana menyamar atau memburu narasumber kasus-kasus berat, sepert…
Meski kerap menempatkan fiksinya di lanskap-lanskap yang terasa asing tak dikenal, Yudhi Herwibowo—salah satu penulis muda Indonesia paling produktif saat ini—setia memakai imajinasinya untuk mengomentari dan merefleksikan situasi riil yang mudah kita temui di dunia kita sendiri sehari-hari. Sebuah kampung rampok yang makin lama makin menyeramkan bahkan bagi para rampok penghuninya sendi…
Girls and technology is winning combination, it’s all about the good vibes! Yup, menjadi akrab dengan teknologi memungkinkan wanita untuk sukses dan bisa bekerja dimana saja, bahkan dari rumah sekalipun. Selama kita mau berusaha buat stay curious dan nggak takut salah, nggak ada alasan buat melewatkan asiknya berkutat di dunia yang identik sama cowok, dan terkesan geeky ini. Doyan nge-game p…
Paruh kedua 1930an: masa-masa genting pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Di Eropa angin peperangan mulai berhembus. Di Asia, Jepang menang atas Rusia dan konon telah menyebarkan agen-agennya ke sepenjuru Asia. Di dalam negeri sendiri, pemogokan buruh merebak di kota-kota di Jawa. Belum lagi korupsi dan kebejatan moral birokrasi kolonial. Semua latar internasional itu berpengaruh tanpa…
Sembilan dongeng khusus ini dibuat oleh Oscar Wilde untuk dua orang putranya sendiri, Vyvyan dan Cecil, antara lain Pangeran yang selalu bahagia, kisah orang yang tidak bahagia kelihatan dirinya; Raksasa yang egois; kisah tentang orang yang belajar menyukai anak-anak kecil; dan Anak Bintang, kisah tentang anak muda yang menderita cobaan hidup yan pahit ketika diusir oleh kedua orang tuanya... …
“Menawarkan solusi atas sejumlah masalah yang telah membingungkan para antropolog selama bertahun-tahun.” — Ashley Montagu Mengapa pemeluk Hindu di India mengagungkan sapi? Mengapa orang Yahudi dan Muslim mengharamkan babi, dan sebaliknya orang Maring di New Guinea seakan tidak bisa hidup tanpa babi? Mengapa beberapa kepala suku Indian Amerika Utara membakar harta bendanya sendiri untu…
Inilah buku pamungkas dalam seri Kartun Riwayat Peradaban karya kartunis Larry Gonick. Kisah dunia modern, dari Revolusi Prancis sampai perang mewalan terorisme, disajikan dengan cerdas dan menghibur dalam Kartun Riwayat Peradaban Modern Jilid II. Gonick mengantar kita menyusuri zaman pencerahan, revolusi industri, modernisasi berbagai belahan dunia, berlanjut ke Perang Dunia I, Perang Dunia II…
Freek Colombijn examines the social changes in Indonesian cities during the process of decolonization. That process had major repercussions for urban society. These social changes are studied from the angle of urban space in general, and the provision of housing in particular. This provides fresh insight into how people experienced decolonization. The author challenges the idea that a shift f…
Buku ini merupakan hasil penelitian Julia Suryakusuma di sebuah perkebunan karet Citandoh, Jawa Barat, dengan meneliti kegiatan PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) di Desa Buniwangi, Sukabumi, sebagai studi kasus untuk melihat konstruksi sosial keperempuanan di indonesia. Julia menggunakan konsep ibuisme negara dan memperlihatkan peribuan sebagai perantara hegemoni negara, dalam hal ini Orde…
Sekarang tahun 1Q84. Ini adaloh dunia sejati, tak oda keraguan akan hoi itu. Tapi di dunia ini, ada dua bulon menggantung di langit. Di dunia ini, takdir dua manusia, Tengo dan Aomame berkelindan erat. Masing-masing dengan caranya sendiri terlibat dalam sesuatu yang mengundang bahaya. Dan di dunia ini, tampaknya tak ada cara untuk menyelamatkan keduanya. Sesuatu yang dahsyatnya sedang bergerak
“Alangkah tidak masuk akal. Tiga tahun aku bekerja di bawah arahan android. Kenapa aku tidak curiga?” Selepas Perang Dunia Pamungkas, Bumi semakin tidak layak huni dan manusia semakin tergerak untuk pindah ke Mars. Satu dari sedikit manusia yang memilih bertahan adalah Rick Deckard, yang punya misi memburu musuh baru yang menyamar di tengah-tengah kerumunan manusia: robot humanoid yang dise…
Historian and political thinker Ellen Meiksins Wood argues that theories of “postmodern” fragmentation, “difference,” and con-tingency can barely accommodate the idea of capitalism, let alone subject it to critique. In this book she sets out to renew the critical program of historical materialism by redefining its basic concepts and its theory of history in original and imaginative ways…
A definitive reader on the meaning, past and future of nationalism. Few political phenomena have proved as confusing or as difficult to comprehend as nationalism. There is no established consensus on its identity, genesis or future. Are we, for example, in the process of being thrust back into a nineteenth-century world of competitive and aggressive great powers and petty nationalisms? Or, rat…
Di tahun 2683, bumi sedang kesakitan. Tanah hijau berubah menjadi cokelat dan gersang dibakar api yang semena-mena. Di atasnya, peradaban yang baru tengah dimulai. Burbur, burung Kasumba yang terkenal sebagai ilmuwan, tengah menderita atas trauma peperangan 50 tahun lalu terhadap manusia. Burung lainnya, sang Pembawa Kabar, memimpin perjalanan ini hingga suatu waktu Rindang datang dan mengak…
Buku ini mengisahkan bagaimana televisi swasta Indonesia menjadi pasar potensial bagi produk industri hiburan asing, menjadis arana pembentuk gaya hidup masyarakat (yang bersahabat dengan kepentingan kapitalisme golbal), hingga menjadi sarana pemasaran merek-merek global. Tidak hanya berteori, buku ini menggunakan data perkembangan industri televisi di Indonesia untuk mengisahkan sejarah dan…