Gadis Pantai, gadis kampung nelayan -miskin, tak berpendidikan -mendadak hidup di kota jadi orang gedongan sebagai Mas Nganten, Nyonya Bangsawan Anak laut yang tak pernah melihat intan laut, tahunya hanya bau amis ikan. Dulu cuma tahu jalankan perintah, sekarang mesti beri perintah kepada hamba sahaya. Tetapi terhadap Bendoro suaminya ia tetap harus tunduk, takluk mengabdi.
Pada waktu memasuki usia tiga puluh tahun, Elizabeth Gilbert memiliki semua yang diinginkan oleh seorang wanita Amerika modern, terpelajar, ambisius -- suami, rumah, karir yang cemerlang. Tetapi ia bukannya merasa gembira dan puas, tetapi malah menjadi panik, sedih dan bimbang. Ia merasakan perceraian, depresi, kegagalan cinta dan kehilangan pegangan akan arah hidupnya. Untuk memulih…
Shadows on the Silver Screen is the first comprehensive history of the Indonesian Cinema. Its publication begins to fill a major gap in Western film knowledge. Of all the arts, film is the most political: it is the most responsive to the political climate and the most tempting target for political manipulation. This book offers a critical look at the political and social forces which have shape…
The secret life of the man who reshaped Russia Vladimir Ilyich Lenin, leader of the October 1917 uprising, is one of the most misunderstood leaders of the twentieth century. In his own time, there were many, even among his enemies, who acknowledged the full magnitude of his intellectual and political achievements. But his legacy has been lost in misinterpretation; he is worshipped but rarely…
A sustained period of significant growth in the US, however, seemed to save the day against all the odds. So impressive was the surface appearance of this rescue mission that all manner of commentators proclaimed—once again—that a ‘new economy’ or ‘new paradigm’ of unlimited and harmonious growth had been forged. Today, as recession looms, the babble about Internet start-ups is …
Fredric Jameson, a leading voice on the subject of postmodernism, assembles his most powerful writings on the culture of late capitalism in this essential volume. Classic insights on pastiche, nostalgia, and architecture stand alongside essays on the status of history, theory, Marxism, and the subject in an age propelled by finance capital and endless spectacle. Surveying the debates that blaze…
Dewasa ini, kian banyak orang meyakini bahwa kemerosotan sistem daya dukung kehidupan di bumi tengah menuntun kita ke arah bencana. Baik aktivis lingkungan maupun bukan, makin banyak orang yang peduli akan lingkungan dan mengambil langkah-langkah kecil dalam hidup keseharian guna melindungi planet ini. Namun seiring semua itu, kerusakan lingkungan nyatanya juga semakin parah. Bagaimana menjel…
A comprehensive history of the development of Marxist theory and the parameters of 21st-century politics In this pithy and panoramic work—both stimulating for the specialist and accessible to the general reader—one of the world’s leading social theorists, Göran Therborn, traces the trajectory of Marxism in the twentieth century and anticipates its legacy for radical thought in the twe…
"Mau ikut?” teriak seorang pemuda ke arah saya, di atas kebisingan deru mesin bus kota yang saya tumpangi. “Ke tempat terbaik di Indonesia. O tidak, ke tempat terbaik di dunia! Apa saja yang ingin kamu lakukan, bisa di sana, dan apa saja yang ingin kamu punya, ada di sana.” Roanne van Voorst, seorang antropolog yang meneliti tentang respons manusia terhadap banjir, memutuskan mengikuti…
Buku ini mengungkapkan hubungan erat seperti ikan dengan air antara masyarakat peranakan Tionghoa dan suku bangsa lain di Indonesia di seluruh nusantara. Bukti kedekatan tersebut muncul seperti dalam sosok barong landung yang mengabadikan perkawinan Raja Bali dengan seorang perempuan Tionghoa di abad ke-11 hingga semangat kesetaraan "Tong Ngin Fan Ngin Jit Jong" atau "Tionghoa-Melayu adalah Sam…
Kamu pernah jatuh cinta? Kamu pernah merasa bingung karena perasaan tersebut? Ing mengalaminya. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penulis naskah drama radio itu sama sekali tak menduga ia bisa kembali jatuh cinta. Dan kali ini tidak main-main! Ia bisa merasakannya. Ing sungguh-sungguh jatuh cinta! Masalahnya, lelaki objek cintanya kali ini adalah forbidden man. Ben seorang gay! …
A beautiful collection of the legendary thinker’s short stories The Storyteller gathers for the first time the fiction of the legendary critic and philosopher Walter Benjamin, best known for his groundbreaking studies of culture and literature, including Illuminations, One-Way Street and The Arcades Project. His stories revel in the erotic tensions of city life, cross the threshold between…
Kebangkitan Masyarakat Adat Tidak banyak buku yang bercerita tentang perjuangan masyarakat yang berfokus pada perspektifmasyarakat itu sendiri. Tulisan Claudia D’Andrea adalah salah satu dari sedikit buku yang mencoba memahami bagaimana masyarakat menyikapi gerakannya. Dalam buku ini, Claudia membantu pembaca untuk memahami kompleksitas gerakan masyarakat dalam mempertahankan tanahnya. Di…
Buku ini mencoba meluruskan asumsi bahwa peran perempuan dalam konteks keulaman atau bahkan dalam dunia keilmuan tidak signifikan dengan menampilkan sejumlah tokoh perempuan Indonesia yang dapat dikategorikan sebagai "ulama". Pembaca dapat menemukan, misalnya, tokoh-tokoh historis seperti Nyai Ahmad Dahlan, HR Rasuna Said, Sholihah A. Wahid Hasyim, serta tokoh-tokoh kontemporer seperti Aisyah A…
Perombakan tanah di Cirebon pada awal abad ini justru merugikan kaum petani. Dominasi kepentingan industri gula serta sikap kontradiktif pemerintah kolonial telah menggagalkan tujuan perombakan tanah untuk menumbuhkan kelas petani yang kuat. Jan Breman mengungkapkan latar belakang dan berlangsungnya usaha yang senantiasa sulit dan berimplikasi politik ini. Edisi Indonesia Control of Land an…
Buku Cikeas Kian Menggurita berisi penelusuran investigasi terhadap isu miring yang menimpa keluarga besar SBY serta orang-orang dekatnya. Pembongkaran kasus-kasus yang menyeret poros istana ini ditelisik dengan mengendapkan fakta-fakta objektif. Tak berhenti hanya di situ saja, bukti-bukti yang belum terpublikasi seputar skandal Bank Century dan kasus pengadaan perangkat teknologi Pemilu dan P…
Freaky Boy and Freaky Dog, tells the story of the complicated relationship between a dog and boy through a collection of 46 drawings by Ken Kagami. Ken Kagami is a Tokyo based artists whose work uses parody and appropriation to rework familiar cultural icons in whimsical, often uncomfortable ways. Past projects have included his 2015 “intimate portrait session” at the Frieze, London, and…
A new framework for assessing the role of information and communication technologies in development that draws on Amartya Sen's capabilities approach. Information and communication technologies (ICTs)—especially the Internet and the mobile phone—have changed the lives of people all over the world. These changes affect not just the affluent populations of income-rich countries but also di…
History of Surabaya.
This synoptic essay considers the nature and evolution of the Marxist theory that developed in Western Europe, after the defeat of the proletarian rebellions in the West and the isolation of the Russian Revolution in the East in the early 1920s. It focuses particularly on the work of Lukács, Korsch and Gramsci; Adorno, Marcuse and Benjamin; Sartre and Althusser; and Della Volpe and Colletti, t…
Pada 1970-an, ketika sedang berada di Papua untuk meneliti burung, Jared Diamond ditanyai oleh sahabatnya yang orang Papua: Mengapa orang kulit putih membuat banyak barang berharga, sementara orang Papua tidak? Pertanyaan itu sebenarnya adalah pertanyaan mengenai mengapa kemajuan peradaban di berbagai benua itu berbeda-beda. Guns, Germs & Steel, buku pemenang Hadiah Pulitzer 1998, adalah jawaba…
General introduction: on the spirit of capitalism and the role of critique -- Part I. The emergence of a new ideological configuration -- Management discourse in the 1990s -- The formation of the projective city -- Part II. The transformation of capitalism and the neutralization of critique -- 1968: crisis and revival of capitalism -- Dismantling the world of work -- Undermining the defences of…
This diary of the exiled Leon Trotsky is a powerfully evocative fragment of history and human personality. Of all the great figures of the Russian revolution, Trotsky touches our senses as the one who lived, and felt, and died as other men. He breaks through, or is forced through the screen of dialectic and bombast that conceals his colleagues. Understandably, we feel curiosity about and some s…
KAPITAL, Sebuah Kritik Ekonomi Politik Buku III Proses Produksi Kapitalis Secara Menyeluruh Penerjemah: Oey Hay Djoen Volume ketiga Kapital, dengan pemecahan masalah mengenai tingkat laba (masalah dasar dari para ahli ekonomi Marxis), tidak terbit sebelum tahun 1894. Seperti halnya di Jerman, seperti di semua negeri lain, agitasi telah dilakukan dengan bantuan material yang belum sel…
KAPITAL, Sebuah Kritik Ekonomi Politik Buku II Proses Sirkulasi Kapital Penerjemah: Oey Hay Djoen
Capital, one of Marx's major and most influential works, was the product of thirty years close study of the capitalist mode of production in England, the most advanced industrial society of his day. This new translation of Volume One, the only volume to be completed and edited by Marx himself, avoids some of the mistakes that have marred earlier versions and seeks to do justice to the literary …
Hari-hari Na Willa masih dipenuhi kegembiraan: bermain-main bersama teman-teman kecilnya, membaca buku-buku baru dari Bu Juwita, atau menyanyi di RRI. Apalagi Pak juga mengisi hari-harinya. Pak mengantar Na Willa ke sekolah dan membelikan es krim (tanpa bilang-bilang Mak), atau mengajarinya ketak-keik di kantor, atau bersama-sama menggambari dinding rumah (barangkali hanya Na Willa yang dindin…
Konflik politik di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) bukan sekadar latar novel ini, tetapi juga inti cerita. Meski menjadikan gejolak politik lokal sebagai pokok cerita, naskah ini tidak terperangkap pada reportase jurnalistik. Ia menghadirkan seorang mantan tentara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang pulang ke kampungnya dan menemukan kenyataan-kenyataan yang tidak sepenuhnya bisa ia terima. Ada harap…
Suatu malam pada sebuah pertemuan yang dihadiri Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, dan K.H. Agus Salim—Tan Malaka yang datang tanpa diundang tiba-tiba berkata lantang: “Kepada kalian para sahabat, tahukah kalian kenapa aku tidak tertarik pada kemerdekaan yang kalian ciptakan? Aku merasa bahwa kemerdekaan itu tidak kalian rancang untuk kemaslahatan bersama. Kemerdekaan kalian diatur oleh …