Homo Sapirin | Growing with/in the City | Howard Dick

by
February 9, 2016 19:50

HomoSapirin-575

Homo Sapirin
Pameran tunggal Suvi Wahyudianto, dikuratori oleh Ayos Purwoaji
☞ Jumat, 12 Februari – Senin, 29 Februari 2016
Pembukaan : Jumat, 12 Februari 2016, 18.00 – 21.00 WIB
C2O library & collabtive

Melalui pameran tunggalnya ini, Suvi Wahyudianto mencoba mengurai akar kekerasan dan relasi kuasa dalam budaya Madura. Karya-karyanya banyak meminjam idiom tradisi kerapan sapi. Karena, bagi perupa yang lahir dan besar di Bangkalan ini, sapi kerap merupakan metafor yang kaya untuk membicarakan permasalahan kultural yang dihadapi masyarakat Madura. Selengkapnya klik di sini.

GrowingWithIntheCity-575

Growing with/in the City
☞ Minggu, 14 Februari 2016, pk. 15.00 – selesai
Yuk gabung, makan2 minum2 musik2

☞ pk. 16.00 – 18.00
Revitalising Heritage (Building)?
dengan ARA Studio

Sejak awal C2O berdiri, kami meyakini bahwa perpustakaan bukanlah sekedar tempat buku. Tapi laboratorium hidup untuk membangun ekosistem dan fasilitas yang dirawat dan digunakan bersama, demi mendukung proses pembelajaran, interaksi lintas latar belakang, dan penciptaan karya. Bagaimana C2O dapat bekerja mencapai misinya di tengah perubahan pola informasi, teknologi, dan pola kita bekerja–yang konon, makin penuh ketidakpastian, informal, berbasis projek, tanpa jaminan, dan karenanya, harus makin “kreatif”? Bagaimana kita tumbuh bersama/di/dalam kota yang terus bergerak?

Selama 14 – 15 Februari, C2O mengundang pasangan maupun jomblo-ers, tua maupun muda, penikmat merah muda maupun segala warna spektrum pelangi, untuk singgah. Sepanjang acara, ada jajanan pasar, kopi, teh, air sayur buah. Open mic bagi yang ingin berbagi anekdot, musik, puisi, lagu, gelak tawa, apapun. ARAstudio yang karya-karyanya makin dikenal di Surabaya dan juga menangani perancangan rumah C2O, akan berbagai cerita dan pengalaman merancang desain yang berkaitan dengan revitalisasi bangunan (bersejarah). Keesokan harinya, Howard Dick, penulis Surabaya, City of Work, akan membahas kaitan masa depan dan sejarah kota. Silakan datang!

HowardDick-C2O-Surabaya-575

Mau ke mana? Dari mana?
Cangkruk bersama Prof. Howard Dick, penulis buku Surabaya, City of Work
☞ Senin, 15 Februari 2016, pk. 18.30 – 20.30
C2O library & collabtive, Jl. Dr. Cipto 22, Surabaya

“Mau ke mana? Dari mana?” Ini pertanyaan yang sering kita dengar dan lemparkan ke orang lain–tapi pernahkah kita menanyakannya ke kota kita?

Kota, melebihi manusia, acapkali menampakkan apa yang terkadang disebut sebagai “path dependency”, atau kebergantungan arah. Perubahan selalu ada, tapi arah atau lintasan masa depan dibatasi oleh sejarahnya, masa lalunya–entah sebagai momentum ataupun reaksi terhadapnya. Mereka yang mengidamkan masa depan mungkin dapat mengabaikan masa lalunya, tapi masa lalu tidak akan meninggalkan mereka. Mari bergabung dalam cangkruk bersama Howard Dick, profesor bisnis & eknomi dari Universitas Melbourne dan Newcastle, penulis buku babon Surabaya City of Work, dan banyak buku-buku mantebh lainnya. Padat sejarah ekonomi dan kota, tapi gak mboseni blas. Hyuk, mari.

Raung Jagat Surabaya

Raung Jagat: Surabaya
☞ 12 Februari 2016, pk. 18.30 – 21.00
Workshop di Kampung Ketabang (Ondomohen)

☞ 13 Februari 2016, pk. 10.00 – 13.00
Workshop di Kampung Ketabang (Ondomohen)

☞ 14 Februari 2016, pk. 08.00 – 09.00
Pentas di Taman Surya/Balai Kota Surabaya

Raung Jagat adalah sebuah sistem paduan suara berbasis improvisasi yang diciptakan oleh Rully Shabara Herman untuk mengelola beragam suara manusia secara spontan dan eksperimentatif namun sangat inklusif sehingga bisa diterapkan ke semua jenis suara manusia tanpa pengecualian. Kelas pertama Raung Jagat adalah prototip, digelar di Yogyakarta dengan partisipan terpilih. Di kelas kedua, sistem ini mulai diterapkan ke masyarakat awam, digelar di Festival Kesenian Yogyakarta 26. Kelas ketiga digelar di Tokyo dan juga sempat dikolaborasikan dengan orkestra rakyat. Kelas keempat digelar di Glasgow dengan partisipan yang umumnya terdiri dari pemusik, penyanyi profesional, dan aktor teater. Kali ini, Kelas kelima Raung Jagat akan digelar di Semarang, Februari di Surabaya, dan Maret di Melbourne.

Diselenggarakan oleh Rumah Gemah Ripah, didukung rekan media Ayorek!, Ronascent, Sub Capital Scene.

Categories: News

: C2O library & collabtive is an independent library and a co-working space that aims to create a shared, nurturing space, along with the tools and resources for humans (and non-humans) for learning, working, and connecting with diverse communities and surrounding environment. More info, visit: https://c2o-library.net/about/ or email info@c2o-library.net
Email this author | Visit author's website | All posts by

Leave a Reply


Subscribe

Daftarkan email untuk menerima berita
Subscribe to receive email updates

Archives


Book reviews »
rumahkertascarlosdominquez-575x350
Rumah Kertas
Carlos María Domínguez
by Ivana Kurniawati
Meski tipis dan mampu dilahap sekali duduk, kisah ini (dan bagaimana penulis menceritakannya) mampu ...
Film reviews »
invitation05
Invitation
Affan Hakim, 2011
by Iman Kurniadi
Sebuah movie screening patut saya ikuti karena biasanya saya bertemu dengan para movie mak...
Music reviews »
Deugalih. Foto: Denan Bagus (akudenan.wordpress.com)
Guyonan Intim dan Syahdunya Tur ‘Monster of Folk’ di Surabaya

by Debby Utomo
Project yang dibawakan oleh Rayhan Sudrajat, Deugalih, dan Ledakan Urbanisasi ini menyadarkan saya b...
Download »
ronascent2_outtatime
Outtatime
Ronascent
by c2o library & collabtive
Ronascent, salah satu media musik online yang berbasis di Surabaya, kembali menerbitkan kumpulan ...
Event »
pasardjenggot575x350
Pasar Djenggot vol. 1

by c2o library & collabtive
Pasar Djenggot ☞ Minggu, 11 Desember 2016, pk. 15.00 – 18.00 di c2o library & collabti...

Twitter

Latest stories curated by Ayorek!, connecting the people & the city of Surabaya