Makan Sehat dan Lezat, Warung Hati Tempat yang Tepat

Berbekal niat untuk diet, hari Sabtu 14 Januari 2017, saya memutuskan untuk berkuliner sehat di C2O Library. Perpustakaan favorit saya ini sedang ada acara pembukaan Warung Hati. Apa itu Warung Hati? Mulanya, saya dengar-dengar Warung Hati adalah sebuah warung yang menjual makanan sehat. Jika dengar kata ‘sehat’ saya langsung menebak pasti melulu dengan sayur-sayuran yang akan membuat diet saya lancar.

Saya datang tepat jam makan siang, sekitar jam 11.30, sampai di perpustakaan C2O. Saya melihat beberapa anak kecil dari depan pagar dan di dalam. Ternyata banyak orang tua yang mengajak anak-anaknya untuk terbiasa makan-makanan sehat. Kemudian saya berjalan di lorong menuju ke Warung Hati. Letaknya di dapur C2O Library. Saya melihat sekeliling untuk melihat-lihat makanan dan minuman yang di jual Warung Hati.

Warung Hati bermula dari komunitas @surabayasehat, yang di hari Minggu pertama setiap bulan mengadakan Pasar Sehat di perpustakaan C2O. Jika di Pasar Sehat banyak menjual bahan-bahan mentah seperti sayur buah organik, beras, kecap, selai dan lain-lain, di Warung Hati kalian akan menemukan olahan sayuran dari kebun @keningar.organik, dimasak tanpa bahan pengawet, penyedap dan pemanis buatan. Tagline Warung Hati ini rupanya “Memasak Makanan Sehat dengan Sepenuh Hati.” Makanan yang dijual berupa masakan rumahan, seperti sayur lodeh, nasi merah, nasi coklat, ayam pop sehat, tempe mendol, jamur sambal mentah, salad sayur, dan oseng sayur.

Mbak Dewi, salah satu pengunjung pertama Warung Hati

Selain makanan, juga ada minuman seperti green smoothies dan fruit smoothies. Ada juga infused water yang bisa diminum dengan cuma-cuma alias gratis untuk pengunjung. Cara pesan makanannya, kalian bisa memilih sendiri dari etalase depan dapur C2O Library. Untuk minuman, kita bisa langsung ambil infused water sendiri dan melihat langsung pembuatan smoothies. Setelah makan, bisa membayar ke Mas Farid. Para penjualnya juga sangat ramah dan akan memberi tahu, jadi tidak perlu malu bertanya. Tempat makan untuk pengunjung ada yang lesehan dan bermeja, jadi para pengunjung bisa saling membaur dan makan bersama. Selain itu, anak-anak bisa mendapatkan teman baru dan bermain bersama. Ada beberapa anak muda yang makan bersama sambil mengobrol santai. Warung Hati sangat cocok untuk pengunjung di semua umur, dari anak-anak, remaja sampai orang dewasa.

Pada saat itu saya lebih tertarik untuk mencoba smoothies-nya. Saya memesan fruit smoothies dan green smoothies. Fruit smoothies, minuman dengan campuran buah segar peras dan green smoothies, minuman campuran buah peras dan sedikit daun hijau. Selain itu, ditambahkan sedikit selasih untuk membuat minuman semakin menarik. Tidak perlu pakai es batu sebagai pendingin, smoothies yang saya minum sangat menyegarkan dan membuat perut saya kenyang. Baru kali ini, saya mengkosumsi minuman sehat dan saya benar-benar jatuh cinta! Sebelumnya tidak pernah saya merasakan minuman sehat yang benar-benar enak seperti di Warung Hati, sekalipun membuat sendiri.

Di tengah-tengah saya menikmati smoothies, Mas Farid menawarkan keripik singkong dan rengginang yang di makan dengan sambal salsa. Sambal salsa yang berisi paprika dan tomat benar-benar terlihat segar. Saya bukan penyuka paprika, tetapi sambal salsa ini membuat saya berfikir dua kali untuk tidak menyantap paprika. Saya sampai cukup menyesal membagi rengginang dan sambal salsa milik saya dengan teman saya, karena memang baru ini saya menyantap paprika segar dan benar-benar renyah yang sangat lezat.

Warung Hati merupakan tempat yang sangat nyaman untuk warga kota Surabaya yang ingin bersantap makanan sehat dan bebas bahan pengawet. Tentu saja sangat cocok untuk muda mudi yang sedang menjaga kesehatan. Harga makanannya pun cukup terjangkau, berkisar Rp18.000 – Rp30.000. Untuk semua smoothies harganya hanya Rp7.000. Jika kalian senggang dan lapar, silakan mampir ke Warung Hati, buka setiap Sabtu pukul 10.00 – 12.00 WIB. di C2O Library, Jl. Dr Cipto No. 22 Surabaya (peta dan panduan arah di sini).

Foto oleh Galuh Prakasyta, dan juga dari kawan-kawan Ratu (Warung Hati)

Leave a Reply