Sejatinya tumbuh, ia membutuhkan sebuah ruang yang membentuk keyakinan, identitas, kekuatan, dan segala upaya yang kita percayakan. Sebuah ruang untuk bertumbuh tanpa rasa dendam, iri, dengki, serta kebencian. Apakah ia hanya semacam utopia atau sebuah hal yang mewujud?
Apakah ruang itu hadir dengan sendriinya atau manusia-manusialah yang membangun ruang itu sendiri?
Sudahkah kamu punya ruang untukmu, untuknya, dan untukku?
14 Februari 2026, 6pm


Leave a Reply