Buku ini semula tesis di program Magister Studi Islam Universitas Islam Indonesia. Paparan buku memuat pembahasan perlawanan ideologi Masyumi terhadap komunisme yang diperjuangkan Partai Komunis Indonesia, semenjak awal revolusi kemerdekaan hingga era demokrasi liberal (1959).
"Anarkhis", sebuah sebutan yang sering terdengar dari mulut seorang politisi, polisi, tentara, majikan dan para pemilik modal. Bahkan media-media cetak paling gemar ikut menuduh anarkhis. Hampir semua kelompok yang diuntungkan oleh status quo bersekongkol menentang terhadap anarkhis, tanpa memahami apa sebenarnya itu anarkhisme. Pemenggalan kepala pada tahun 66 sampai penebangan pohon asam d…
Buku "Kelas Menengah Digugat" karya M.M. Billah (bersama tim) yang terbit sekitar tahun 1990-an mengkritik sikap pasif dan konsumerisme kelas menengah Indonesia. Mereka digugat karena cenderung tidak peduli pada isu sosial-politik, hanya fokus pada kenyamanan ekonomi, dan kurang berpihak pada rakyat kecil atau gerakan demokrasi selama masa Orde Baru
339.46 SEA Kem
From the Iranian hostage crisis throught the Gulf War and the WorldTrade Center bombing, America has been haunted by a specter called "Islam". As portrayed by the news media-and religious hysteria. at the same time, Islamic countries use "Islam" to justify unrepresentative and often repressive regimes.
Buku Heru Atmodjo ini bagus bila disandingkan dan dibandingkan dengan buku yang diterbitkan sebelumnyadari kalangan AURI. Bila ada fakta yang berlawanan, kita perlu melakukan cek-silang... di sini letak penting sejarah lisan yang memberikan kesempatan kepada korban untuk bersuara. Meskipun mungkin suara itu berbeda. Asvi Warman Adam, Sejarawan dan Peneliti Senior LIPI, Doktor Sejarah dari Ec…
Buku Budaya Konsumen Terlahir Kembali: Arah Baru Modernitas dalam Kajian Modal, Konsumsi, dan Kebudayaan karya Martyn J. Lee (penerbit Kreasi Wacana, 2006) menganalisis pergeseran paradigma konsumsi dalam masyarakat modern. Buku ini membahas bagaimana budaya konsumen bertransformasi, berinteraksi dengan modal, serta membentuk arah baru kebudayaan kontemporer. Berikut adalah poin-poin penting s…
Dengan buku ini Radhar ingin mencoba membuka pintu kesadaran pembaca bahwa dusta sastra sangat mungkin menjelma menjadi "kebenaran""
Buku "Bisnis dan Politik: Kebijaksanaan Ekonomi Indonesia 1950-1980" karya Yahya A. Muhaimin menganalisis keterkaitan erat antara aktor politik dan pengusaha (kebijakan ekonomi) selama tiga periode: Demokrasi Liberal (1950-1959), Demokrasi Terpimpin (1959-1965), dan awal Orde Baru (1966-1980), yang menunjukkan pergeseran dari proteksionisme pribumi ke liberalisasi ekonomi
Ira Ringold is an American roughneck who transforms himself from a ditch-digger in 1930s New Jersey, to a radio hotshot in the 1940s. In his heyday as a star – and as a bullying supporter of 'progressive' political causes – Ira marries Hollywood's leading lady, Eve Frame. Their glamorous honeymoon is short-lived, however, and it is the publication of Eve's scandalous bestselling exposé tha…
Sembilan karangan dalam buku ini ditulis dalam berbagai kesempatan dan untuk berbagai tujuan dalam jangka waktu kurang lebih sepuluh tahun (1975-1986). Kalau tidak dipersiapkan untuk ceramah, seminar atau simposium, biasanya untuk menanggapi peristiwa sastra yang merangsang penulis untuk berperan serta.
Kiranya harus diakui bahwa buku tentang kritik sastra dalam bahasa Indonesia masih sangat sedikit jumlahnya. Bahkan buku kecil tentang sastra feminis ini merupakan buku pertama yang ditulis dalam bahasa Indonesia, oleh orang Indonesia. Padahal minat masyarakat Indonesia terhadap kesusastraan dirasakan semakin meningkat, sehingga bisa dipastikan buku ini akan memperluas wawasan para pecinta sast…
Buku tentang sastra wangi (yang bicara tentang genital perempuan) walau yang sebenarnya tidak semua esai tapi paling tidak judulnya mengacu ke masalah yang ramai dibicarakan. Bermulai dari Novel pemenang sayembara DKJ milik Ayu Utami yang berjudul Saman. Ada 27 artikel lepas di koran yang dikumpul dalm bundelan buku ini. Menarik untuk dicatat dalam perjalanan sejarah sastra Indonesia.
Buku "Postkolonialisme Indonesia: Relevansi Sastra" karya Prof. Dr. Nyoman Kutha Ratna (2008) membahas dampak kolonialisme yang terus berlanjut melalui analisis sastra Indonesia. Teori ini sangat relevan untuk membedah karya fiksi dan nonfiksi yang menarasikan konflik budaya, dominasi, dan hibriditas pascajajahan, menjadikannya kajian krusial bagi humaniora.
Richard Pipes (1923–2018) adalah sejarawan Amerika-Polandia terkemuka yang dikenal karena pandangan anti-komunisnya yang kuat dan analisis tajamnya terhadap Uni Soviet. Dalam karyanya, khususnya buku "Communism: A History" (2001), ia menggambarkan komunisme sebagai gerakan ideologis totaliter yang gagal dan merusak, yang mengabaikan sifat dasar manusia
Konsep globalisasi...Telah diterima secara taken for granted oleh aneka pandangan dan kepentingan yang meliputi berbagai spektrum dari ujung kiri hingga ujung kanan: mengisi rak-rak perpustakaan aneka disiplin ilmu--ekonomi, sosiologi, kebudayaan hingga politik International
Konon kita tengah memasuki era ‘postmodernitas’. Klaim ini ditopang oleh tiga tema: Kritik postrukturalis oleh Foucoult, Derrida, dan filsuf-filsuf lain penerus filsafat pencerahan; Macetnya apa yang dianggap sebagai Seni Modern Tinggi dan penggantiannya oleh bentuk-bentuk artistik baru; Munculnya apa yang disebut sebagai masyarakat ‘post-industri’ yang strukturnya di luar perkiraan Mar…
Sebuah buku yang sangat lengkap mengungkap berbagai kajian tentang praktek dan respon terhadap homoseksualitas diberbagai zaman. Dengan berbagai ulasan yang cukup mendasar
"Potret Manusia Sebagai Si Anak Kebudayaan Massa" adalah kumpulan tulisan jurnalistik Bre Redana (diterbitkan 2002) yang memotret kehidupan masyarakat urban kontemporer Indonesia. Melalui kacamata kritis, buku ini mengulas ironi dan kelucuan keseharian di tengah arus kapitalisme serta budaya populer yang membentuk identitas manusia modern, dengan gaya esai ringan namun mendalam.
Buku ini membahas konsep identitas, multikulturalisme, globalisasi, dan konflik sosial, serta bagaimana pemahaman yang sempit tentang identitas dapat memicu pertikaian. Amartya Sen mengkritik stereotip Timur-Barat dan menawarkan perspektif yang lebih luas tentang keberagaman manusia.
Buku ini mengulas secara komprehensif wacana-wacana primer dalam studi Budaya. Buku ini disusun sebagai sebuah peta konseptual yang mengelaborasi gagasan serta teori-teori kunci dalam kajian-kajian budaya mutahir. Dengan fokus kajian pada penelaahan relasi antara teori budaya dan budaya pop, buku ini diharapkan dapat memberi panduan dan inspirasi kepada para peminat studi Budaya untuk bisa mend…
Dari berbagai adaptasi sejarah Korea ke dalam budaya modern, tidak pelak kita akui bahwa bangsa Korea mengalami pasang surut peradaban yang mengantarkannya sebagai salah satu poros kemajuan dunia. Sebagai tanah tua dengan perjalanan selama lebih dari 5.000 tahun, tercatat berbagai tradisi dan budaya yang mengakar kuat pada masyarakatnya. Ditulis dan disarikan dengan apik oleh seorang profeso…
Bagi siapa saja yang ingin menyembuhkan luka, memperbaiki hubungan, atau menemukan arti cinta yang lebih dalam, All About Love menyediakan jawabannya. Bersiaplah melihat betapa cinta yang dipraktikkan dengan penuh kesadaran, dapat menjadi kekuatan yang membebaskan dan menginspirasi. bell hooks mengajak kita melihat cinta secara lebih mendalam dan transformatif. Aktivis dan akademisi terkemuk…
How artists have changed America through direct action Artists in America have long battled against injustices, believing that art can in fact “do more.” The War of Art tells this history of artist-led activism and the global political and aesthetic debates of the 1960s to the present. In contrast to the financialized art market and celebrity artists, the book explores the power of colle…
In few Asian countries is organized labor so important an economic and political factor as in contemporary Indonesia, and in few countries of the world has it been so politicized. Yet, thus far very little serious research and writing has been concerned with the Indonesian trade unions. Consequently the Cornell Modern Indonesia Project is pleased to publish this pioneering study by Iskandar Ted…
Dengan argumen yang memikat, Amin menjelaskan bahwa oposisi yang efektif harus didasarkan pada konstruksi mengenai persatuan dalam perbedaan dan masyarakat yang ditindas dan dieksploitasiapakah mereka itu pekerja, petani, mahasiswa, atau penentang-penentang kapitalisme dan imperialisme yang lain. Apa yang dibutuhkan adalah intemasionalisme baru yang terbuka dan memiliki struktur organisasi yang…
"The Heart of Man: Kegeniusan Hati Manusia untuk Kebaikan dan Kejahatan" (1964) adalah buku karya psikoanalis dan filsuf humanis Erich Fromm yang mengeksplorasi kapasitas manusia untuk kebaikan (cinta) dan kejahatan (nekrofilia/destruktivitas). Buku ini membahas narsisisme, cinta, dan kebebasan.
"Empat Esai tentang Kebebasan" (Four Essays on Liberty) karya Isaiah Berlin adalah kumpulan pemikiran politis fundamental yang membahas dikotomi kebebasan negatif (bebas dari campur tangan) dan positif (kemampuan mengatur diri sendiri). Berlin menekankan pentingnya otonomi individu, mengkritik absolutisme, dan mendukung pluralisme nilai dalam masyarakat liberal.
"Hegemoni dan Strategi Sosialis" (1985) oleh Ernesto Laclau dan Chantal Mouffe adalah karya kunci pasca-Marxisme yang mendekonstruksi Marxisme tradisional. Mereka mengajukan "demokrasi radikal" melalui perebutan hegemoni di ranah kebudayaan dan sipil, bukan hanya ekonomi, menggeser fokus dari perjuangan kelas tunggal ke gerakan sosial baru (gender, lingkungan) dalam era kapitalisme lanjut.
Buku ini membahas analisis simbolik pada cerita-cerita dongeng klasik Prancis
Adapun buku Tesis-Tesis Pokok Marxisme mampu memberikan suatu diskursus Marxisme yang tepat bagi pembaca tingkat menengah. Setidaknya ada tiga tingkat pembaca teks-teks teori Marxisme: pemula, menengah, dan kritis. Buku ini tidak lagi memberikan penjelasan yang sifatnya definitif untuk konsep-konsep dasar, seperti apa itu komoditas atau kelas buruh, namun mencakup pembahasan yang lebih luas. Ma…
Contemporary philosophy of social science investigates the methods, foundations, and implications of social inquiry, often focusing on interpreting human behavior across cultures. Key topics include the objectivity of social knowledge, the relationship between agency and structure, rationality, relativism, and the role of interpretation and narrative in understanding human actions.
Buku ini memuat pemikiran mendalam Iwan mengenai kebebasan kreatif, peran penulis, dan isu nasionalisme Indonesia, yang dikelompokkan dalam tiga periode perjalanan hidupnya, termasuk saat menjadi penulis artikel majalah.
Manusia Barat berada dalam keadaan skizoid (ketidakmampuan untuk mengalami afeksi); dan karenanya menjadi begitu cemas, tertekan, dan putus asa. Meskipun ia masih berbasa-basi terhadap tujuan kebahagiaan, individualisme, inisiatif—tetapi sebetulnya sama sekali tak memiliki tujuan. Ditambah lagi, ia tidak hanya menanggalkan ilusi tentang Tuhan, tetapi juga melepaskan tujuan murni dari agama-ag…
Masalah moral dan sosial menjadi sorotan utama dalam kumpulan puisi ini. Juga hal-hal religius yang mengagung kan kebesaran Tuhan , sang maha pencipta.
Dalam The Crowd, salah satu karya klasiknya dalam bidang Psikologi sosial pada tahun 1986, Le Bon melakukan penyelidikan penting seputar mentalitas massa. Kemudian dalam karya selanjutnya berjudul The Psychology of Revolution, Le Bon mencoba mengamati secara lebih dekat terkait subjek dalam analogi tentang perilaku kelompok sebagai sebuah penyakit infeksi--sebuah penyakit yang dapat menular dar…
Hantu-hantu Marx (1993) karya Jacques Derrida adalah analisis filosofis pasca-Marxisme yang menegaskan bahwa semangat Marx tetap menghantui dunia kontemporer, terlepas dari klaim kematian Marxisme. Derrida memperkenalkan konsep "hauntologi", yang berargumen bahwa masa lalu (ideologi/hantu Marx) terus membentuk dan menghantui masa kini. Buku ini menegaskan pentingnya menolak ketidakadilan global…
Dengan bahasa yang mudah dan ilustrasi di setiap halamannya, buku ini berusaha menjelaskan pada pembaca perjalanan gerakan anarkis dan prinsip-prinsipnya, mengulas sosok-sosok yang berpengaruh dan memaparkan semangat juang yang tanpa lelah.
"Pendekar Tongkat Sakti dari Argentina" adalah antologi cerita pendek karya sastrawan ternama Argentina, Jorge Luis Borges, yang diterbitkan oleh Cantrik Pustaka. Buku ini terkenal memuat cerita detektif filosofis, salah satunya yang paling menonjol adalah "Kematian dan Sebuah Kompas".
Yukio Mishima's 1965 play Madame de Sade is a three-act historical drama exploring the psyche of Renée, the devoted wife of the infamous Marquis de Sade, as she navigates his prolonged imprisonment and, paradoxically, rejects him upon his release. The play features an all-female cast, examining themes of devotion, sacrifice, power, and the "monster" behind his own philosophy.
Buku "Kerusuhan Mei 1998: Fakta, Data, dan Analisa - Mengungkap Kerusuhan Mei 1998 sebagai Kejahatan terhadap Kemanusiaan" yang disusun oleh Ester Indahyani Jusuf, Raymond R. Simanjorang, dan rekan-rekan merupakan dokumentasi komprehensif yang menyoroti kerusuhan tersebut sebagai pelanggaran HAM berat. Buku ini bertujuan mengamankan fakta historis dan menganalisis keterlibatan struktural di bal…
Mati Bahagia, novel Albert Camus yang diterbitkan setelah ia meninggal, ditulis ketika ia masih berusia dua puluhan awal. Dalam novel ini, Camus menampilkan lebih banyak tentang dirinya dibandingkan karya-karyanya berikutnya, yang di kemudian hari menjadi lebih kaya akan unsur-unsur mitologi. Melalui pemuda seperti Patrice, protagonis novel ini, pembaca akan mengenali Camus muda—kegemarannya …
"Nyanyian Seruling dan Jalan Tasawuf" adalah buku kumpulan puisi-puisi sufistik karya penyair sufi terkenal, Jalaluddin Rumi. Buku ini diterbitkan oleh Sega Arsy dan berisi puisi-puisi tentang pemahaman dunia melalui cinta, sering kali menyoroti tema kerinduan jiwa kepada Tuhan.
Ringkasan AI "The Other Voice" (Suara Lain) karya Octavio Paz adalah kumpulan esai yang menganalisis posisi dan peran puisi modern di tengah dunia kontemporer yang didominasi teknologi, rasionalitas, dan pasar. Paz mengeksplorasi bagaimana puisi bertindak sebagai "suara lain" yang menentang keseragaman modernitas dan mencari makna spiritual serta manusiawi yang hilang.
“Kita bukannya tengah mengalami akhir puisi seperti kata sebagian orang, tetapi akhir dari tradisi puitik yang dimulai dari Zaman Romantik yang agung: tradisi yang memuncak bersama para penyair Simbolis dan memasuki wilayah senjakala yang menakjubkan dengan datangnya kaum seniman garda-depan abad kita. Seni yang lain kini menyembul di ufuk fajar.” -Octavio Paz, 1990
“Coba lihat ini, Kang!” Disodorkannya koran pada Pairin yang langsung ikut cekikikan. Di halaman muka, ada berita soal kampanye pencalonan Kiai Romli jadi bupati sewaktu pengajian di alun-alun. Mereka bertiga cekikikan sampai keretanya datang. Mereka bersiap naik.
Kawabata menyuguhkan prosa dengan tipe naturalis penuh renungan falsafah hidup. Selain berisi renungan, cerpen2 Kawabata menampilkan lanskap alam Jepang. Dengan misal membawa satwa endemik khas Jepang yang unik ke hadapan publik. Sebagai contoh, burung higara, burung misosazai, burung hitaki, burung kikuitadaki, dan burung komadori. Banyak kalimat dalam cerita yang mudah ditangkap dan dirasakan…
YANG TERISTIMEWA perihal Clara Velde, yakni dia adalah wanita berambut pirang dengan gaya potongan mutakhir, dan ukuran kepala yang tidak lazim. Seseorang dengan ukuran kepala sebcsar itu mungkin saja tampak seperti orang cacat; namun dalam diri Clara, karena dia memiliki kekuatan pribadi yang begitu kuat, wajahnya itu tampak kukuh rupawan. Dia memerlukan kepala itu karena isi kepalanya menuntu…
Agama Manusia (1931), yang disampaikan sebagai rangkaian kuliah di Oxford pada tahun 1930, adalah pemaparan pemahaman Tagore yang berwibawa dan berjangkauan luas tentang makna dan pemaknaan agama dalam sejarah budaya manusia. Agama Manusia bagi Tagore bukanlah perkara teoritis melainkan suatu pengalaman. Banyak orang yang lahir dari naungan agama, namun sedikit yang memperoleh dari yang dimilik…