“Buku yang ditulis Gerry van Klinken ini merupakan sumbangan penting di bidang studi kewargaan, tidak hanya di Indonesia melainkan di seluruh dunia. Berlawanan dengan paradigma bapakisme (patronase-klientelisme) yang umum di Selatan Global, penulis menunjukkan bahwa konsep kesamarataan, keadilan, keikutsertaan, inklusivitas, dan mobilisasi menjadi kekuatan yang sangat berarti dalam sejarah In…
The ancient city of Angkor has fascinated Westerners since its rediscovery in the mid-nineteenth century. A great deal is now known about the brilliant Khmer civilization that flourished among the monsoon forests and rice paddies of mainland Southeast Asia, thanks to the pioneering work of French scholars and the application of modern archaeological techniques such as remote sensing from the…
A fascinating look at the recent history of the beautiful but troubled Southeast Asian nation of Cambodia “A richly detailed study that goes a long way toward explaining the contradictions, corruption and complexity of Cambodia.”—Ron Gluckman, Wall Street Journal To many in the West, the name Cambodia still conjures up indelible images of destruction and death, the legacy of the bru…
Cambodia is a liquid land with a lake for its lungs, first shaped by water, and where humans ingeniously shaped water itself. Alcohol in Cambodia, known as sraa, is integral to the country’s food and drink culture, yet has received little recognition by writers and researchers. This book boldly takes up this challenge with its historical narrative of alcohol in Cambodia and its depiction of s…
Roman pertama yang ditulis Kuntowijoyo menjelang usia 23 ini dapat dianggap sebagai realis, sekaligus historis, tetapi pemuda yang kelak melontarkan kredo "Maklumat Sastra Profetik", berhasil menghindari sentimentalisme heroik, sehingga Kereta-Api yang Berangkat Pagi Hari tidak menjadi cerita yang menghasilkan 'revolusi fisik' secara sepihak. selain adegan memasang kawat dinamit untuk meledakka…
Buku ini mengemukakan perihal taktik dan strategi kapitalisme dalam menciptakan kebutuhan-kebutuhan baru di dalam diri manusia, bahkan menciptakan perasaan butuh itu sendiri. Selain itu, buku ini berupaya mendalami mantra-mantra yang ditebarkan para Pedagang, mulai iklan perusahaan multi-nasional sampai rayuan pedagang asongan, agar nafsu mengonsumsi bergelora. Dilain pihak, buku ini juga menun…
"Buku ini akan menginspirasi siapa saja yang membacanya. Dalam suasana kehidupan bermasyarakat yang plural dan berbhinneka tunggal ika, rasanya kehadiran buku ini akan menambah khasanah untuk bisa dijadikan rujukan penting, sehingga dapat memperkecil adanya gesekan-gesekan di masyarakat, yang belakangan disinyalir makin meningkat frekuensinya." --Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, Menteri Pendidikan N…
Pekerjaan saya memang kedengaran membosankan— mengelilingi tempat yang itu-itu saja, diisi kaki-kaki berkeringat dan orang-orang berisik, diusik cicak-cicak kurang ajar, mendengar lagu aneh tentang tahu berbentuk bulat dan digoreng tanpa persiapan sebelumnya—tapi saya menggemarinya. Saya senang mengetahui cerita manusia dan kecoa dan tikus dan serangga yang mampir. Saya senang melihat-lihat…
Selamat datang di Taman Tanpa Aturan, taman bermain yang dibuat untuk menanggapi keyakinan orang-orang dewasa bahwa bila tidak diatur, anak- anak akan berubah menjadi monster yang mengerikan. Benarkah? Lewat cerita-cerita mininya, Noor H. Dee membawa kita ke dunia main-main dan penuh warna dalam pikiran dan kegiatan anak-anak, sambil menyentil orang-orang dewasa yang telah berubah menjadi kaku …
In The Made-Up State, Benjamin Hegarty contends that warias, who compose one of Indonesia's trans feminine populations, have cultivated a distinctive way of captivating the affective, material, and spatial experiences of belonging to a modern public sphere. Combining historical and ethnographic research, Hegarty traces the participation of warias in visual and bodily technologies, ranging from …
Everything To Play For asks if videogames can achieve egalitarian goals instead of fuelling hyper-materialist, reactionary agendas. Combining cultural theory and materialist critiques with accessible language and personal anecdotes, industry insider Marijam Did engages both novices and seasoned connoisseurs. From the innovations of Pong and Doom to the intricate multiplayer or narrative-driven …
Djati, who writes about labor issues, and environmental and land problems in East Java, and Lucas (Asian studies, Flinders U. of South Australia, Adelaide) focus their report on the environmental pollution of the Brantas River, and how water has become a political issue in the province and its capital
The eastern archipelagos stretch from Mindanao and Sulu in the north to Bali in the southwest and New Guinea in the southeast. Many of their inhabitants are regarded as “people without history”, while colonial borders cut across shared underlying patterns. Yet many of these societies were linked to trans-oceanic trading systems for millennia. Indeed, some of the world’s most prized commod…
Since the 1960s, the hybrid popular music called luk thung has embodied the aspirations, frustrations, and sorrows of Thailand’s working class. Global scholarship, however, has been slow in pulling back the curtain on this seminal genre. In this pioneering book, ethnomusicologist James Mitchell traces the history of luk thung, lays out its musical influences and characteristics, and gives an …
Aceh semasa perlawanan Gerakan Aceh Merdeka. Empat orang perempuan sedang turun ke rawa bernama Paya Nie untuk mengumpulkan purun danau buat dijadikan tikar. Kilas balik-kilas balik dalam obrolan mereka membawa kita ke masa lalu paya, masa lalu kampung-kampung sekitarnya, masa lalu militerisme, serta masa lalu diri mereka masing-masing. Desas-desus, legenda lokal, laporan saksi mata, dan mungki…
Setiap cerita dalam antologi ini seakan menawarkan undangan, memasuki dunia pikir yang berwarna-warni. Setiap penulis memberikan warna dan sudut pandang yang berbeda tentang hidup modern. Saya senang ketika penulis terlihat dekat dengan cerita karangannya, tapi saya justru tertarik mengulik eksplorasi cerita yang tampak menawarkan imajinasi yang berkeliaran di cerpen-cerpen spekulatif. Bahwa be…
Ini sungguh buku yang amat menarik tentang seorang sejarawan Indonesia, figur publik dan tokoh intelektual hebat bernama Onghokham. Dalam masyarakat yang terbilang masih konservatif, Ong menyeruak sebagai figur unik dalam sejarah Indonesia berkat identitas minoritasnya yang multi. Dia seorang Tionghoa peranakan berlatar pendidikan Belanda, ateis, pemabuk, gay, dan bahkan dikenal bergaya hidup h…
Raden Saleh adalah ikon dalam dunia seni lukis dan tokoh kontroversial pada zamannya. Ia seorang pelukis inlander yang mendapat kesempatan belajar melukis di Belanda dan berguru pada pelukis dunia Delacroix dan Horace Vernet dan diangkat menjadi pelukis kerajaan Belanda. Buku ini merupakan hasil kajian yang merumuskan makna kesan-kesan simbolik anti-pemerintah Belanda yang tersirat dalam lukisa…
Buku ini dapat menjadi buku rujukan bagi semua kepala dinas, kepala sekolah, kepala perpustakaan, guru, dan masyarakat umum yang ingin mengembangkan program literasi di lingkungannya masing-masing serta mendorong tumbuhnya berbagai praktik yang baik dan inovasi literasi di berbagai daerah di Indonesia. Dengan menetapkan Surabaya sebagai Kota Literasi, sebuah visi untuk membekali anak-anak Su…
Earth is blue, fragile, light, and not a star. And we’re part of it, not just living on it. Earth is a battle ground where all species constantly face an invisible war. And we’re the main actor of growth, destruction, and peace. Someone’s precious is someone else’s garbage. Someone’s interest is someone else’s boredom. Someone’s principle is someone else’s violation. Someone’s…
Banyak hal yang tidak jarang membuat kita bertanya-tanya apa sebenarnya tujuan dari hidup kita, untuk apa kita hidup, dan apa yang harus kita raih dalam hidup. Baik bagi yang sudah menentukan tujuan hidupnya dan bagi yang belum, mereka masih sama-sama melewati rasa sakit yang sama namun mereka memiliki cara pandang yang beda terhadap rasa sakit itu. Mungkin kita tidak memiliki keberanian unt…
Kesatria Cahaya kadang-kadang berperilaku seperti air, mengalir memutari penghalang penghalang yang dijumpainya. Aliran air sungai menyesuaikan dirinya dengan alur apa pun yang tampak mungkin, tetapi sang sungai tak pernah melupakan tujuannya, yakni laut. Meski sangat rapuh dari sumber mata airnya, perlahan tapi pasti dia mengumpulkan kekuatan demi kekuatan dari sungai-sungai lain yang dijumpai…
Orang bilang, kita akan ke surga setelah mati. Benarkah?” Malaikat Ariel mendesah, “Kalian semua sekarang sudah berada di surga. Sekarang, di sini. Jadi, sebaiknya kalian berhenti bertengkar dan berkelahi. Sangat tidak sopan berkelahi di hadapan Tuhan.” Malam Natal tahun ini sungguh menyedihkan bagi Cecilia. Dia sakit keras dan mungkin tak akan pernah sembuh. Cecilia marah d…
Untuk menghabiskan waktu luang, membaca novel menjadi salah satu pilihan yang tepat karena tidak membosankan dan memiliki daya tarik utama. Saat membaca novel, emosi pembaca seolah-olah akan dipermainkan sehingga hanyut ke dalam cerita tersebut. Mulai dari suasana bahagia, sedih, jatuh cinta, misteri, masa kelam, sejarah, dan masih banyak lagi. Novel mampu membuat pembaca kembali berimajinasi d…
membaca buku ini bisa mengubah hidup anda. jutaan orang sudah menarik manfaat darinya. sekarang giliran anda. Berani Tidak Disukai, yang sudah terjual lebih dari 3,5 juta eksemplar, mengungkap rahasia mengeluarkan kekuatan terpendam yang memungkinkan Anda meraih kebahagiaan yang hakiki dan menjadi sosok yang Anda idam-idamkan. Apakah kebahagiaan adalah sesuatu yang Anda pilih? Berani Tid…
Luka hati selalu disebabkan oleh orang-orang yang paling dekat dengan kita. Semakin kita membuka diri dalam sebuah relasi, semakin rentan kita tersakiti. Ingin menyenangkan orang lain, berusaha keras memenuhi standar mereka, kita pun berharap mendapat timbal balik yang setara, bahkan lebih. Sayangnya, kenyataan berkata lain. Namun, mestikah kita menutup diri dari semua relasi dalam hidup…
If there's one thing we're good at, is making our lives complicated. We fill it with expectations, anxieties and fears. We fret about the past, we worry about the future, we ignore the present. We seek fulfi llment in material things and happiness in wishful thinking, often at the expense of the riches that already surround us. A Simple Life is a collection of musings, observations and thoug…
Di masa Demokrasi Terpimpin, Buya Hamka adalah sosok yang kadang berbeda pendapat dengan Presiden Sukarno, juga berseberangan dengan kaum komunis. Melalui Majalah Lentera, karya-karyanya diserang habis. Berbulan-bulan lamanya ia hadapi hantaman orang-orang yang tak sepaham dengannya. Dua tahun empat bulan lamanya, Buya Hamka hidup dalam penjara rezim Sukarno. Meski begitu, ia tak marah. Ia tida…
"""Sesungguhnya manusia dikaruniai kebebasan ketika menghadapi persoalan: menutup mata berpura-pura tak mengetahui, mendiamkan seraya berharap persoalan selesai dengan sendirinya, melarikan diri, atau menghadapinya dengan penuh tanggung jawab. William Soeryadjaya adalah tipe yang terakhir. Manakala prahara bisnis mengempasnya, lelaki yang menjadi yatim piatu sejak usia 12 tahun ini lebih mem…
DENGAN bingkai perkembangan ekonomi Indonesia dan dunia, mulai dari zaman pendudukan Belanda, penjajahan Jepang, masa awal kemerdekaan, masa pembangunan Indonesia, hingga saat ini, Mochtar menceritakan lima episode perjuangan hidupnya. Tiap babak perkembangan ekonomi memiliki tantangan sekaligus peluang, yang dengan jeli ditangkap dan diperjuangkan sehingga terwujud dalam pertumbuhan Lippo Grou…
High in the Himalayas sits of a dilapidated mansion, home to three people, each dreaming of another time. The judge, broken by a world too messy for justice, is haunted by his past. His orphaned granddaughter has fallen in love with her handsome tutor, despite their different backgrounds and ideals. The cook's heart is with his son, who is working in a New York restaurant, mingling with an …
Perkembangan kota yang sangat pesat menjadi pusat aktivitas ekonomi sudah seharusnya memperluas kajian ekonomi di Indonesia. Ekonomi perkotaan harus dikembangkan menjadi kajian tersendiri yang khas yang membedakan dengan kajian ekonomi secara umum. Sampai saat ini kajian ekonomi perkotaan sudah mulai dilakukan oleh para ahli ilmu sosial, menyusul kajian-kajian serupa tentang sosiologi perkotaan…
Jika kata-kata diibaratkan air, maka sejatinya ia mengalir bebas ke berbagai arah. Seperti juga puisi-puisi di buku ini. Sindhunata menulis tentang yang suci sampai yang kotor, yang atas sampai yang bawah, yang rasional sampai yang irasional. Beberapa terdengar seperti doa, yang lain seperti sumpah serapah, lainnya lagi seperti mantra. Tidak berhenti sebagai puisi, beberapa telah beralih wahana…
Ratu Adil: Ramalan Jayabaya & Sejarah Perlawanan Wong Cilik adalah kisah pergulatan dan perlawanan wong cilik. Karya monumental ini, dengan menggali berbagai literatur penting, mampu menerobos dan menguak kepingan-kepingan sejarah yang terabaikan di Jawa pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Buku ini juga menampilkan kepingan-kepingan sejarah itu dalam goresan kuas Budi Ubrux. Lebih dari lima…
Aku terbelalak, jantungku berhenti berdetak; percayalah, segala terasa tak terduga. Dunia seakan berhenti seketika. aku hampir gila dengan apa yang barusan kubaca. jujur saja, semesta memang gemar bermain main, bercanda dengan takdir yang begitu pahit.
Surabaya is Indonesia's second largest city but is not well known to the outside world. Yet in 1900, Surabaya was a bigger city than Jakarta and one of the main commercial centers of Asia. Collapse of sugar exports during the 1930s depression, followed by the Japanese occupation, revolution, and independence, brought on a long period of stagnation and retreat from the international economy. Not…
Parasit dan Cerita-Cerita Lain dari Kampung Bantaran Kenangan berisi kisah-kisah dari orang yang tinggal di sebuah kampung kota di Surabaya. Kisah-kisah mereka memiliki singgungan maupun benang merah satu sama lain, dan kebanyakan dibingkai dengan perspektif tokoh yang merupakan anak-anak. Anak-anak yang mencuri gembok kuningan, anak yang bekerja sebagai pemulung, anak sopir angkot, anak yang d…
Saat jatuh cinta adalah masa yang paling indah dan mendebarkan. suatu masa yang berselimutkan dambaan. khayalan dan angan-angan akan seraut wajah sang kekasih yang teramat menggetarkan. suatu perjalanan hidup yang menjadikan dunia di sekitarnya teramat berkilau, bertaburkan kembang-kembang dan aroma wujud harta benda apapun. lantas, dimanakah posisi anda saat indahnya jatuh cinta menyapa?
Iblis Kekasih telah memberimu sepasang sepatu merah, hadiah sekaligus kutukan. Kau terkutuk untuk bertualang, atau lebih tepatnya, gentayangan. Bernaung, tapi tak berumah. Buka halaman selanjutnya dan pilih jalan ceritamu sendiri: ke Berlin atau Amsterdam? Lima atau Tijuana? Akankah kau bertemu iblis di kuburan atau naik kereta yang tak berhenti? Sepatu merah membawamu ke jalur-jalur berbeda…
“Berbuatlah sedikit dosa, Jamal,” kata Sato Reang kepada satu kawan sekelasnya. Jamal anak yang saleh, selalu sembahyang lima kali sehari, juga rajin mengaji. “Pahalamu sudah banyak. Bertumpuk-tumpuk. Tak akan habis dikurangi timbangan dosamu.” Ini kisah Sato Reang. Kadang ia demikian intim dengan dirinya, sehingga ini merupakan cerita tentang aku, tapi kali lain ia tercerabut, dan i…
Dari Andrew Budiman
Demand this, demand that, demand, demand! That’s all they can do. You may, go ahead, go ahead, go ahead and make demands. But how? This is not the proper procedure! This is not only a violation of the procedure that should be followed, it’s a direct slap to my face, the face of this region’s authority, the face of the highest authority in this region. This is nothing less than a political…
She wanted only to live. She never bothered anyone, never used force. She did what she did because she was hungry. Tell me how else she might have earned some money? Come on, tell me! Ha, you see; you have no answer. All you can do is talk. Talk, talk, talk. Do you think we can eat talk? She worked, wracked her brains, sweated and slaved to earn a living… And she did earn a living. She was a …
There was loud knocking on the door, like that of some angry and impatient person… A presentiment made him whisper to Sulastri, “It may be the police. Get dressed.” She understood and nodded, her heart pounding. Sudarmo opened the door, and before it was fully opened a very tall Dutchman pushed his way in and sneeringly introduced himself. “Good morning, my arrival is disturbi…
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samara sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda, ia bekerja untuk Komintem (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang illegal dan antikolonial. ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sja…
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia dengan menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Ia tinggal di sebuah kampung kecil di jakarta dan kemudian bekerja sebagai mandor buruh tambang batu bara di Bayah, Banten Selatan. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (organisasi komunis revolusioner internasional) dan pasca-1927 memimpin Partai Repoeb…
Tan Malaka sosok penuh misteri dalam kancah kemerdekaan RI baik di masa persiapan maupun perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari upaya kembalinya penjajah di Indonesia. Dengan menggunakan nama samaran, ia menulis berbagai artikel dalam surat kabar dan mempertahankan pandanganannya yang tidak kenal kompromi. Kedudukannya di Comintern dan keyakinanannya atas dialektika matrialisme telah meneng…