Attractively illustrated with over a hundred halftones and drawings, this volume presents a series of vibrant profiles that trace the evolution of our knowledge about the brain. Beginning almost 5000 years ago, with the ancient Egyptian study of \'the marrow of the skull,\' Stanley Finger takes us on a fascinating journey from the classical world of Hippocrates, to the time of Descartes and the…
Women for Afghan Women (WAW), a group comprised of both Afghan and non-Afghan women which was formed in April 2001 by Sunita Mehta and Fahima Danishgar, is committed to the struggle for Afghan women\\\'s human rights. This collection traces the history of women\\\'s rights and roles in Afghanistan since the 1970s, examines the current human rights crisis and suggests realistic solutions for pos…
The Hour of the Star, Clarice Lispector\\\'s consummate final novel, may well be her masterpiece. Narrated by the cosmopolitan Rodrigo S.M., this brief, strange, and haunting tale is the story of Macabéa, one of life\\\'s unfortunates. Living in the slums of Rio de Janeiro and eking out a poor living as a typist, Macabéa loves movies, Coca-Cola, and her rat of a boyfriend; she would like to b…
WINNER OF THE 2022 NOBEL PRIZE IN LITERATURE\\r\\n\\r\\n\\\'I will write to avenge my people.\\\' It was as a young woman that Annie Ernaux first wrote these words in her diary, giving a name to her purpose in life as a writer. She returns to them in her stirring defence of literature and of political writing in her Nobel Lecture, delivered in Stockholm on 7 December 2022. To write of her own l…
Terkenang Nyonya Rissa bukan sekadar kumpulan esai nostalgia. Buku ini adalah arsip hidup tentang bagaimana pop culture pinggiran, buku-buku roman picisan, film-film Category III, dan sandiwara radio membentuk sebuah generasi. Generasi yang dibesarkan bukan melulu oleh bacaan bermutu tinggi atau film-film festival, melainkan oleh karya-karya yang di masa itudianggap murahan, cabul, bahkan haram…
The tragic true love story of an English officer, Arthur Hart-Synnot and a Japanese woman, Masa Suzuki, played out against the background of World War One.\\r\\n\\r\\nThis is the beautiful, true story of a tragic love affair. When Arthur Hart-Synnot, a disciplined, conservative British army officer met Masa Suzuki, a bright, beautiful Japanese girl, whilst on a military posting to Japan, the pa…
Tidak ada filsuf yang mempengaruhi pemikiran Barat sebesar Plato; dan mungkin tidak satu pun buah pikir yang berperan dalam membentuk konsepsi kita tentang masyarakat ideal sekuat Republik.\\r\\nPemikiran politeia dalam bahasa Yunani kuno dianggap sebagai sebuah cara hidup. Jadi, pada kenyataannya terjemahan yang bertambah tepat seharusnya adalah \\\'bagaimana cara kita hidup sebagai masyarakat…
When Deng Xiaoping\\\'s efforts to \\\"open up\\\" China took root in the late 1980s, Xinran recognized an invaluable opportunity. As an employee for the state radio system, she had long wanted to help improve the lives of Chinese women. But when she was given clearance to host a radio call-in show, she barely anticipated the enthusiasm it would quickly generate. Operating within the constraint…
The story of three generations in twentieth-century China that blends the intimacy of memoir and the panoramic sweep of eyewitness history—a bestselling classic in thirty languages with more than ten million copies sold around the world, now with a new introduction from the author.\\r\\n\\r\\nAn engrossing record of Mao’s impact on China, an unusual window on the female experience in the mo…
Buku ini berusaha mengingat berbagai peristiwa kekerasan yang pernah terjadi di Indonesia meski ada desakan kuat—dari negara, pelaku, bahkan sebagian korbannya sendiri—untuk melupakannya. Dari pembantaian Banda era kolonial hingga pembantaian dukun santet di Banyuwangi era reformasi, dari 1965 hingga RMS, dari “Ianfu” hingga Momok Merah, dari Darul Islam hingga pembunuhan atas etnis Tio…
‘Postmodernime’ adalah nama yang diberikan kepada serangkaian pendirian filsafat dan gaya estetika yang sudah berkembang sejak tahun 1950-an. Postmodernisme merupakan gerakan yang berbeda-beda, dengan beberapa paham yang bertentangan, tetapi istilah ini cocok karena ia mendeskripsikan beberapa fitur dominan. Yang dibahas dalam buku ini adalah: Memperkenalkan Postmodernisme, Awal Postmoderni…
Dalam buku ini, Pak Mayjen. (Purn.) Samsudin secara jeli J dan cerdas membedah leadership para pimpinan PKI yang y menjadi salah satu penyebab kegagalan gerakan pemberontakan tersebut. Analisisnya mengatakan bahwa kegagalan pemberontakan itu bermuara dari kepemimpinan fop leader PKI, DN Aidit, yang dianggapnya tidak mampu dan salah mengambil putusan pada saat-saat kritis pelaksanaan kup. Menuru…
Menurut Purcell, ideologi dan praktik fasisme yang dipelopori oleh Benito Mussolini di Italia dan Adolf Hitler di Jerman, keduanya muncul disebabkan oleh dua hal yakni nasionalisme dan kemiskinan. Italia dan Jerman adalah dua negara yang pernah dipermalukan dan dihina oleh negara lain. Di samping korban perang yang menewaskan jutaan orang, harta benda tak terbilang dan menyisakan penduduk luka-…
Probably García Márquez finest and most famous work. One Hundred Years of Solitude tells the story of the rise and fall, birth and death of a mythical town of Macondo through the history of the Buendia family. Inventive, amusing, magnetic, sad, alive with unforgettable men and women, and with a truth and understanding that strike the soul. One Hundred Years of Solitude is a masterpiece of t…
The stories in this collection merge technological wonder with the everyday. Children upgrade their fighting spiders with armor, and toymakers create punchcard-driven marionettes. Large fish lumber across the skies, while boat people find a new home on the edge of a different dimension. Technology and tradition meld as the people adapt to the changing forces of their world. The Sea Is Ours is a…
Warung Pelan-Pelan (WPP) bukan sekadar tempat makan. Ia adalah limasan tua yang didaur, dirawat, dan dihidupkan kembali secara kolektif dan gotong royong, yang mana arsiteknya turut melakukan kerja-kerja perawatan domestik.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nMeruang Pelan-Pelan mencatat perjalanan menghidupkan WPP. Dari mengenal konteks sosial-budaya kampung, mendaur ruang dan material, hingga mengelola warung…
Dalam “Seksisme dan Ilmu Pengetahuan,” Evelyn Reed menghadirkan kritik tajam terhadap bagaimana ilmu pengetahuan modern kerap melanggengkan asumsi patriarkal tentang perempuan. Di buku ini, Reed menelusuri akar historis dan material dari penindasan perempuan, sekaligus membongkar mitos-mitos biologis yang selama berabad-abad digunakan untuk membenarkan ketimpangan gender. Buku ini menunjukk…
Seiring berlangsungnya globalisasi, teori imperialisme telah dianggap kadaluarsa atau tidak lagi mampu untuk menjelaskan ekonomi dunia. Pandangan itu berdasar pada perkembangan ekonomi secara global yang tidak hanya berlangsung di Amerika Serikat dan Eropa, tetapi juga Belahan Bumi Selatan sehingga diklaim telah melahirkan kesetaraan ekonomi antar-negara. Benarkah teori imperialisme sudah tidak…
Buku ini bukan hanya sebagai katalog atau dokumentasi, tetapi sebagai ruang imajiner yang memiliki nilai prestisius. Ruang yang lahir dari tekad untuk menciptakan ekosistem yang lebih sehat, dengan seniman muda sebagai porosnya. Surabaya Emerging Artist (SEA) adalah hasil riset yang dilakukan secara metodologis dan partisipatif. Dari penyebaran kuesioner kepada pelaku seni penting di Surabaya, …
Deskripsi\\r\\n“Buku ini memberikan analisis mendalam tentang kapitalisme platform, mengungkap realitas kompleks di balik narasi inovasi teknologi yang selama ini diagung-agungkan. Buku ini menunjukkan bagaimana rezim kerja berbasis platform mereproduksi ketidaksetaraan struktural yang mendalam, khususnya di Bumi Selatan, melalui praktik super-eksploitasi dan kontrol algoritmik.”\\r\\n— V…
Dalam Perampokan Alam, John Bellamy Foster dan Brett Clark menggali akar ekologis dari krisis kapitalisme dengan menelusuri bagaimana sistem ini secara sistematis merampas kekayaan alam dan tenaga manusia demi akumulasi keuntungan. Dengan menghidupkan kembali konsep “keretakan metabolik” dari Karl Marx, buku ini menunjukkan bahwa eksploitasi terhadap lingkungan tidak bisa dipisahkan dari ek…
Mengapa pemerkosaan dan kekerasan sek sual terhadap perempuan masih begitu umum terjadi, bahkan di masyarakat yang mengaku modern dan beradab? Mengapa pula dalam berbagai ruang kehidupan, tubuh perempuan terus dikontrol, dinilai, dan dieksploitasi? Baik secara fisik maupun simbolik? Buku “Kapitalisme dan Akar Kekerasan Seksual” ini mengajak kita memahami bahwa marginalisasi dan kekerasan se…
Di tengah krisis ekologi, ketimpangan sosial, dan semakin menyempitnya ruang hidup bersama, muncul pertanyaan mendasar: mengapa tanah, air, hutan, dan sumber-sumber kehidupan yang dahulu dikelola secara komunal kini semakin dikuasai oleh segelintir pihak? Privatisasi sumber daya alam, perampasan tanah, dan degradasi lingkungan sering dipandang sebagai fenomena kontemporer, padahal akarnya terta…
Buku ini mengungkap dunia gelap industri penipuan daring di Asia Tenggara—dari Kamboja, Filipina, Myanmar, hingga Laos—yang beroperasi dengan modus perbudakan modern. Ribuan orang dijebak melalui iklan kerja palsu, diperdagangkan, dan dipaksa menjadi pelaku penipuan online berskala industri. Dengan riset mendalam, kesaksian penyintas, serta analisis tajam, Scam menunjukkan bagaimana kapital…
\"Kenapa badanku yang seenaknya merasa lapar dan seenaknya menstruasi ada di sini? Aku merasa terkurung di dalam badan ini. Terus, cuma karena sudah lahir, aku harus hidup, makan uang terus, cari uang terus, hidup terus.\"\r\n\r\nDi musim panas itu, Natsu memperoleh kunjungan dari kakaknya, Makiko. Ia datang bersama anak perempuannya, Midoriko. Sang kakak datang ke Tokyo untuk mencari layanan o…
A probing investigation of Southeast Asia’s online scam industry – told through the voices of survivors\\r\\n\\r\\nRunning the gamut from the infamous ‘pig butchering’ romance con to sophisticated online extortion and investment fraud, Southeast Asia has emerged as the global hub for cybercrime. Based on years of field research, Scam takes an in-depth look at the history and inner dynam…
Kadarwati Wanita dengan Lima Nama adalah sebuah novel karya pengarang Indonesia, Pandir Kelana, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1982 oleh penerbit Sinar Harapan. Cerita ini mengisahkan perjalanan hidup seorang tokoh perempuan bernama Kadarwati yang harus mengganti namanya hingga lima kali demi bertahan di tengah gejolak zaman dan pergantian kekuasaan. Novel ini kemudian diadaptasi ke d…
An unsparing analysis of class power and computerisation, Cyber-Proletariat shows us the dark-side of the information revolution. From Coltan mines in the Congo; electronics factories in China and devastated neighbourhoods in Detroit, this book reveals how technology facilitates growing polarisation between wealthy elites and precarious workers.\r\n\r\nNick Dyer-Witheford reveals the class domi…
Sejarawan Kate McGregor melacak perjalanan aktivisme kasus-kasus kekerasan seksual di Indonesia dengan berfokus pada para perempuan yang dipaksa menjadi “wanita penghibur” pada zaman Jepang 1940-an. Ketika aktivisme transnasional mengenai kasus ini membuahkan gerakan-gerakan dan tuntutan besar di Korea Selatan, Filipina, dan Jepang sendiri, hal yang sama belum dialami para penyintas di Indo…
Di sebuah senja, di sebuah rumah susun di Jakarta, mahasiswa bernama Biru Laut disergap empat lelaki tak dikenal. Bersama kawan-kawannya, Daniel Tumbuan, Sunu Dyantoro, Alex Perazon, dia dibawa ke sebuah tempat yang tak dikenal. Berbulan-bulan mereka disekap, diinterogasi, dipukul, ditendang, digantung, dan disetrum agar bersedia menjawab satu pertanyaan penting: siapakah yang berdiri di balik …
Chega! adalah laporan akhir dari Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (Comissão de Acolhimento, Verdade e Reconciliação atau CAVR) di Timor-Leste. Buku ini mendokumentasikan sejarah konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Timor-Leste dari tahun 1974 hingga 1999
Chega! adalah laporan akhir dari Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (Comissão de Acolhimento, Verdade e Reconciliação atau CAVR) di Timor-Leste. Buku ini mendokumentasikan sejarah konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Timor-Leste dari tahun 1974 hingga 1999
Chega! adalah laporan akhir dari Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (Comissão de Acolhimento, Verdade e Reconciliação atau CAVR) di Timor-Leste. Buku ini mendokumentasikan sejarah konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Timor-Leste dari tahun 1974 hingga 1999
Chega! adalah laporan akhir dari Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (Comissão de Acolhimento, Verdade e Reconciliação atau CAVR) di Timor-Leste. Buku ini mendokumentasikan sejarah konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Timor-Leste dari tahun 1974 hingga 1999
Chega! adalah laporan akhir dari Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (Comissão de Acolhimento, Verdade e Reconciliação atau CAVR) di Timor-Leste. Buku ini mendokumentasikan sejarah konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Timor-Leste dari tahun 1974 hingga 1999
There is a growing interest in fungi and mycelium as a material, the ever-branching connecting threads of the fungal world. The entanglements and how this rhizomatic network functions is not just a fascinating ecological system and material, but carries a profound usefulness as a metaphor for our potential new systems, ways of thinking and behaviors. Let’s Become Fungal! takes its inspirat…
Slow Technology Reader gathers contributions from diverse disciplinary fields and knowledge traditions to consider technology through a ‘Slow’ lens. By turns artistic, speculative, and academic the contents here probe alternative potentials for the digital entities proliferating in our midst, by invoking variable pacings and temporalities of engagement; reflecting through tools and techniqu…
The world today faces overwhelming ecological and social problems and the concern for material existence on earth is more pressing than ever. Making Matters spells out various roles that visual artists and designers play facing these issues. Collective action is necessary and inevitable. Collective action often changes the artist’s identity and working habits: from individuality and autonomy…
Nalar sering dianggap dapat membawa ke arah kebajikan. Semakin bernalar seseorang semakin bajik dia. Buku ini menunjukkan bahwa dugaan itu keliru. Dengan menggunakan pendekatan multidisiplin, mulai dari biologi evolusioner, psikologi sampai neurologi, Calne memperlihatkan bahwa nalar ternyata tidak berperan dalam menentukan kebajikan atau tujuan manusia. Nalar hanyalah piranti semata, sehingga …
Wayang, lenong, Film, senilukis, Novel Pop, teater avant-garde, Srimulat, Usmar Ismail, Dewan Film Indonesia, Maecenas, Ngesti Pandowo - dalam kaitannya dengan proses modernisasi Indonesia? Semuanya dibahas di sini. Bahkan juga soal Tenaga Kerja dan Pariwisata. Tulis Dr. Umar Kayam, Kepada para pemimpin pemerin tahan dimohonkan, agar pemecahan masalah-masalah sosial kita jangan dipecahkan secar…
Karya ini menyajikan kisah dan catatan pribadi yang sarat akan pengalaman sejarah, merekam sepenggal tragedi nasional di masa lalu.
Buku "Berkenalan dengan Eksistensialisme" karya mendiang Prof. Dr. Fuad Hassan adalah pintu masuk utama untuk memahami filsafat eksistensialisme dalam konteks berbahasa Indonesia. Diterbitkan pertama kali pada 1973, buku ini mengulas bagaimana eksistensi manusia mendahului esensi, dan menekankan tanggung jawab individu atas pilihannya.Fuad Hassan menjelaskan bahwa eksistensialisme sulit didefin…
Bila Anda masih menyamakan anarkisme dengan “aksi liar" dan "tindakan ugal-ugalan", berarti Anda harus membaca buku ini! Agar tahu bahwa anarkisme bukan sekadar kekacauan tak berdasar, melainkan sebuah paham politik yang dalam sejarahnya mempunyai peran yang tidak kecil dalam memperjuangkan dunia yang lebih adil. Dengan gaya penulisan yang menggugah, Sheehan menjelaskan secara rinci sejara…
Buku ini mengkaji Gagasan "Pragmatisme dan Utopia" yang merujuk pada dialektika dalam nasionalisme ekonomi Indonesia, di mana cita-cita kemakmuran yang idealis (utopia) sering kali harus berkompromi dengan tuntutan kebutuhan pasar global (pragmatisme) Secara historis, corak ini tercermin dalam tarikan napas antara keinginan membangun kemandirian ekonomi—seperti amanat Pasal 33 UUD 1945—dan…
Buku ini menyoroti ketegangan antara retorika multikulturalisme dan realitas diskriminatif yang dialami kelompok minoritas, menantang hegemoni kelompok mayoritas serta kebijakan negara yang kerap mengabaikan hak-hak dasar keberagaman di Indonesia.
Buku karya Shirley Lie, Pembebasan Tubuh Perempuan: Gugatan Etis Simone De Beauvoir Terhadap Budaya Patriarki, mengulas tubuh perempuan yang tidak lagi menjadi objek pasif atau alat reproduksi. Budaya patriarki mengkonstruksi tubuh perempuan sebagai "yang Liyan" (The Other), yang dibatasi dan dieksploitasi, sehingga menghambat kebebasan dan kapasitas perempuan untuk mentransendensi diri
Dalam buku "Feminis Laki-laki: Solusi atau Persoalan?", sosiolog Nur Iman Subono menyoroti dilema pelibatan pria dalam gerakan perempuan. Laki-laki pro-feminis dapat menjadi solusi sebagai sekutu penting dalam membongkar patriarki, namun juga berpotensi menjadi persoalan jika sekadar "menumpang" popularitas tanpa mengubah perilaku yang merugikan
Penelitian ini dilatarbelakangi kegelisahan intelektualnya karena teks-teks al-Qur’an sering dipakai sebagai alat legitimasi dan justifikasi paham patriarkhism yang bias gender dan sarat misoginis yang menempatkan perempuan sebagai the second dalam konteks ritual maupun sosial. Nasaruddin Umar adalah cendekiawan muslim Indonesia yang memiliki concern terhadap persoalan relasi gender. Ia b…
Tujuan saya menulis buku ini sejujurnya adalah untuk ikut numpang ngebor kemunafikan masyarakat. Namun, karena saya tidak bisa memuting-beliungkan bokong saya, apa boleh buat, saya ngebor saja dengan buku ini. Jadi, kalau ada yang menuduh saya menunggangi Inul, saya akan sangat berkeberatan karena saya memang tidak menungganginya. Saya hanya menumpanginya. Mudah-mudahan Inul sendiri tidak berke…